PolitikSosial

PKB Bombana Panaskan Mesin Politik 2029, 100 Kader Ikuti Pendidikan Loyalis

29
×

PKB Bombana Panaskan Mesin Politik 2029, 100 Kader Ikuti Pendidikan Loyalis

Sebarkan artikel ini

Rumbia, Infobombana.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Bombana mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Partai yang dipimpin secara nasional oleh Muhaimin Iskandar itu menggelar Pendidikan Kader Loyalis yang dilaksanakan Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) PKB, Kamis, 26/2/2026).

Sebanyak 100 peserta mengikuti kaderisasi tahap pertama. Kegiatan ini disebut sebagai bagian dari strategi mempertahankan sekaligus memperbesar kemenangan PKB di Bombana setelah menjadi pemenang pada Pemilu 2024.

Ketua DPC PKB Bombana, Iskandar, mengatakan kaderisasi adalah fondasi utama partai untuk menjaga kesinambungan kekuatan politik.

“Kemenangan tidak lahir secara instan. Ia dibangun lewat proses panjang, konsolidasi, dan kerja nyata di tengah masyarakat,” ujar Iskandar dalam sambutannya.

Iskandar mencontohkan perjalanan Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara, Jaelani, yang berproses dari tingkat bawah hingga duduk sebagai anggota DPR RI. Menurut dia, pengalaman itu menjadi ilustrasi bahwa loyalitas dan ketekunan merupakan prasyarat utama dalam politik.

“Jangan pernah ragu dengan proses,” kata dia.

Optimis PKB Bombana, menurut Iskandar, memiliki pijakan politik yang kuat. Pada periode sebelumnya, PKB berhasil merebut kursi Ketua DPRD Bombana meski bukan partai pengusung utama pemerintahan. Dalam Pilkada 2024, PKB juga mengusung pasangan Burhanuddin–Ahmad Yani yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana.

“Dulu kita bukan apa-apa, tapi bisa menjadi Ketua DPRD. Sekarang kita bagian dari kekuatan pemerintahan. Momentum ini harus dijaga,” ujar Iskandar.

Namun, ia mengakui mempertahankan dominasi politik jauh lebih sulit dibanding merebutnya. Tantangan 2029 diperkirakan lebih kompetitif, terutama dengan konfigurasi politik lokal yang dinamis serta potensi pergeseran dukungan pemilih.

Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara, Jaelani, menyebut Pendidikan Kader Loyalis merupakan jenjang wajib dan telah memasuki pelaksanaan ke-7 di tingkat provinsi. Ia menilai keberhasilan PKB Bombana pada Pemilu 2024 sebagai capaian historis yang tidak boleh berhenti pada satu siklus elektoral.

“Yang paling sulit dalam politik adalah mempertahankan kekuasaan,” kata Jaelani. Ia mengingatkan kader agar tidak terjebak pada euforia kemenangan.

Menurut Jaelani, pesan Ketua Umum PKB menekankan pentingnya menjaga kedekatan dengan masyarakat. “Politik PKB adalah politik silaturahmi. Pintu rumah dan hati harus terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ketua Lembaga Kaderisasi Kabupaten, DPC PKB Bombana, Irfan Machmud, mengatakan kuota 100 peserta tahap pertama terisi penuh.

“Animo masyarakat cukup tinggi. Ini menunjukkan kepercayaan terhadap PKB meningkat,” ujarnya.

Kaderisasi ini menjadi bagian dari konsolidasi internal PKB Bombana dalam menghadapi kontestasi 2029. Dengan posisi sebagai bagian dari koalisi pemerintahan daerah, partai tersebut kini dihadapkan pada dua tantangan sekaligus: menjaga soliditas internal dan memastikan basis dukungan tetap terawat di tingkat Kecamatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!