Scroll untuk baca artikel
HUKUMSosial

Wakapolda Sultra Pimpin Green Policing di Masjid Al-Alam, Merawat Bumi Anoa dari Tepi Pantai

90
×

Wakapolda Sultra Pimpin Green Policing di Masjid Al-Alam, Merawat Bumi Anoa dari Tepi Pantai

Sebarkan artikel ini

KENDARI, INFOBOMBANA.ID – Di kawasan Masjid Al-Alam Kendari, Jumat pagi, 6 November 2026, sejumlah personel kepolisian bersama masyarakat menyusuri kawasan pantai. Mereka memungut sampah, merapikan lingkungan, menanam pohon, hingga mengecat pot-pot bunga di sekitar taman.

Pemandangan itu menjadi bagian dari gerakan Green Policing yang dipimpin Wakapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K. Aksi tersebut bukan semata-mata kegiatan membersihkan kawasan wisata religi, melainkan upaya menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Wakapolda. Dalam arahannya, Budi mengatakan, Green Policing merupakan bagian dari program prioritas Kapolri melalui Quick Wins, khususnya semangat Polisi Bersama Masyarakat.

Menurut dia, kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup diwujudkan melalui imbauan. Diperlukan keterlibatan langsung agar kesadaran menjaga kebersihan dan kelestarian alam tumbuh menjadi kebiasaan di tengah masyarakat.

“Green Policing bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga alam. Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Budi Hermawan.

Ia berharap, kegiatan semacam itu dapat menggerakkan masyarakat untuk mengambil bagian dalam menjaga kebersihan kawasan publik, termasuk mencegah kerusakan lingkungan yang dapat mengancam kelestarian alam.

Gerakan tersebut sekaligus menerjemahkan program Kapolda Sulawesi Tenggara bertajuk “Jaga Bumi Anoa”. Program ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merawat lingkungan dan menjaga kekayaan alam Sulawesi Tenggara.

Usai apel, personel dibagi ke sejumlah kelompok. Mereka menyasar kawasan pantai dan lingkungan sekitar masjid untuk melakukan pembersihan, pengecatan area taman, serta penanaman pohon.

Baca Juga :

Polres Bombana Gelar Green Policing, Kapolres Bersama Masyarakat Bersihkan Lingkungan

Aksi itu melibatkan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud), Samapta, Brimob, serta masyarakat. Sejumlah pejabat utama Polda Sultra juga hadir dan ikut mendukung kegiatan tersebut.

Di lahan seluas kurang lebih 60 meter persegi, personel melakukan penanaman beberapa jenis pohon sebagai bagian dari upaya penghijauan. Pot-pot bunga di kawasan taman turut dicat ulang untuk memperindah lingkungan masjid.

Pemilihan Masjid Al-Alam bukan tanpa alasan. Masjid yang berdiri di kawasan Teluk Kendari itu merupakan salah satu ikon wisata religi Sulawesi Tenggara. Selain menjadi tempat ibadah, kawasan tersebut juga menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Karena itu, kebersihan dan keindahan kawasan masjid menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus mempertahankan daya tarik wisata religi di Kota Kendari.

Melalui Green Policing, Polda Sultra berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Lebih dari sekadar aksi sesaat, gerakan tersebut diharapkan tumbuh menjadi budaya bersama: menjaga pantai, merawat pepohonan, dan memastikan Bumi Anoa tetap hijau bagi generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *