Scroll untuk baca artikel
HeadlineHUKUM

Lima Hektare Lahan di Bombana Terbakar Api Baru Padam Setelah 3 Jam

299
×

Lima Hektare Lahan di Bombana Terbakar Api Baru Padam Setelah 3 Jam

Sebarkan artikel ini


RUMBIA, INFOBOMBANA.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda area hutan akasia dan padang ilalang di Desa Watu-watu, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Senin (31/8/2026) malam.

Api dilaporkan mulai membesar sekitar pukul 19.30 Wita. Kondisi angin yang kencang membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit.

Berdasarkan laporan resmi Humas Polres Bombana terhadap penanganan di lokasi mdnyatakan bahwa luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare. Petugas gabungan dari Polri, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran (Damkar), serta bantuan personel PT Jhonlin/JBM dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.

Sebanyak 9 personel Polri, 5 personel BPBD, 5 personel Damkar, dan 15 personel dari Jhonlin terlibat dalam proses pemadaman.

Kasat Sabhara Polres Bombana, AKP Swis Ismail menyampaikan bahwa ntuk mendukung operasi, petugas menggunakan sejumlah kendaraan dan peralatan, yakni 15 unit kendaraan roda dua, satu mobil WC Polri, dua mobil water tank (WT) PT JBM, satu mobil BPBD, satu unit mobil Damkar, serta satu unit dozer PT JBM.

“Pemadaman api tidak berlangsung mudah. Angin kencang membuat kobaran api sulit dikendalikan dan berpotensi menjalar ke area lain.
Kondisi vegetasi di lokasi juga mempercepat penyebaran api. Area yang terbakar juga merupakan hutan akasia dengan tumpukan daun kering yang cukup tebal serta padang ilalang kering yang mudah terbakar, ” ujar Swis  ismail.

Selain itu, keterbatasan peralatan pemadaman dan titik api yang tersebar luas turut menjadi kendala petugas di lapangan.

Petugas pun harus melakukan pemadaman secara bertahap untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Setelah berjibaku selama sekitar tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 Wita.

Dalam penanganan tersebut, sinergi personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Damkar, serta bantuan PT Jhonlin/JBM menjadi bagian penting dalam upaya memadamkan kebakaran.

Lokasi kebakaran tercatat berada pada koordinat 4°36’35.8″ LS dan 121°57’21.7″ BT di wilayah Desa Watu-watu, Kecamatan Lantari Jaya.

Hingga api dinyatakan padam, petugas tetap perlu memastikan titik-titik yang sebelumnya terbakar benar-benar aman untuk mencegah munculnya kembali bara api, terutama mengingat kondisi bahan bakar berupa daun akasia dan ilalang yang masih kering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *