BeritaEkobisSosialUlasan

Capaian Kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana Tahun 2025

4
×

Capaian Kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

Rumbia, Infobombana.id – Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana melaporkan capaian kinerja sepanjang 2025 dengan mayoritas indikator menyentuh angka 100 persen. Laporan tersebut dipublikasikan melalui akun media sosial resmi lembaga itu pada akhir Desember 2025.

Dalam rilisnya, kantor pertanahan menyebut sejumlah program strategis berhasil dituntaskan penuh. Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), redistribusi tanah, Lintas Sektor (Lintor), hingga capaian Akses Reform seluruhnya dilaporkan mencapai 100 persen.

Penanganan perkara dan sengketa pertanahan juga diklaim rampung 100 persen. Adapun realisasi anggaran tercatat 99,99 persen, sementara tujuh layanan prioritas berada pada angka 99,85 persen. Program Strategi Komunikasi (Strakom) pun disebut terealisasi sepenuhnya.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana, Tageli Lase, menyatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran.

“Alhamdulillah berhasil mencapai progres yang signifikan hingga akhir tahun. Keberhasilan ini merupakan buah dari dedikasi dan sinergi seluruh tim untuk menghadirkan pelayanan publik yang profesional serta berfokus pada kepentingan masyarakat Sepanjang tahun 2025, kami terus bergerak maju meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bombana,” kata Kepala Kantor Preranahan Bombana Tageli Lase, S. SIT.

Ia juga menyebut keberhasilan itu sebagai buah dedikasi dan sinergi tim dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan berfokus pada kepentingan masyarakat.

Secara substantif, capaian 100 persen pada sektor pertanahan memiliki implikasi luas. Program PTSL, misalnya, berhubungan langsung dengan percepatan sertifikasi tanah dan kepastian hukum hak atas tanah warga.

Sementara redistribusi tanah dan akses reform menjadi bagian dari agenda reforma agraria yang berdampak pada pemerataan akses kepemilikan lahan.
Namun, efektivitas capaian tersebut tetap bergantung pada kualitas implementasi di lapangan. Angka serapan dan penyelesaian target administratif menjadi satu indikator, tetapi dampak riil terhadap pengurangan sengketa, peningkatan kepastian hukum, serta kemudahan layanan publik menjadi tolok ukur berikutnya.

Dengan serapan anggaran yang hampir sempurna dan indikator program yang nyaris seluruhnya maksimal, Kantor Pertanahan Bombana menutup 2025 dengan klaim kinerja yang solid. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi capaian tersebut sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!