Rumbia, Infobombana.id – Pagi baru saja menghangatkan halaman-halaman rumah di BTN Pasir Putih, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Selasa (10/3/2026). Di sebuah rumah sederhana di kawasan itu, beberapa kendaraan dinas kepolisian tampak terparkir rapi. Kehadiran mereka bukan untuk sebuah operasi ataupun kegiatan penegakan hukum, melainkan sebuah kunjungan yang sarat empati.
Di rumah itulah Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo bersama Wakapolres Kompol Basri dan sejumlah pejabat utama Polres Bombana datang menjenguk salah seorang anggotanya, Aiptu Tasri K, yang tengah berjuang memulihkan kesehatan.
Kunjungan yang berlangsung sekitar satu jam, sejak pukul 08.30 hingga 09.30 Wita, itu menjadi momen sederhana namun penuh makna. Di tengah suasana yang hangat dan bersahaja, Kapolres dan rombongan menyapa keluarga, duduk berbincang, sekaligus menyampaikan doa serta dukungan moral agar Aiptu Tasri segera pulih.
Bagi jajaran Polres Bombana, anjangsana seperti ini bukan sekedar agenda formal institusi. Di balik kunjungan itu tersimpan pesan yang lebih dalam, bahwa setiap anggota adalah bagian dari keluarga besar yang saling menjaga satu sama lain, terutama saat salah seorang tengah menghadapi ujian.
Di ruang tamu rumah tersebut, suasana kekeluargaan terasa begitu kental. Kapolres sesekali berbincang dengan keluarga, menanyakan kondisi kesehatan Aiptu Tasri, sekaligus memberi semangat agar tetap kuat menjalani masa pemulihan.
“Kami datang bukan hanya sebagai pimpinan dan rekan kerja, tetapi sebagai keluarga. Ketika ada anggota yang sakit, sudah menjadi kewajiban moral bagi kami untuk hadir memberi semangat dan doa agar beliau segera pulih dan bisa kembali bertugas bersama kami,” kata AKBP Eko di sela kunjungan.
Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres juga menyerahkan bantuan tali asih kepada keluarga Aiptu Tasri. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga selama masa pemulihan.
Di lingkungan kepolisian, solidaritas memang sering terlihat ketika para personel menghadapi tugas-tugas berat di lapangan. Namun pagi itu menunjukkan sisi lain dari kebersamaan tersebut: perhatian yang hadir ketika seorang anggota harus berjuang menghadapi sakit.
Sebelum meninggalkan rumah itu, Kapolres dan rombongan bersama keluarga memanjatkan doa agar Aiptu Tasri segera diberikan kesembuhan. Kunjungan singkat tersebut menyisakan kesan yang hangat, bahwa di balik seragam, disiplin, dan tanggung jawab menjaga keamanan masyarakat, terdapat ikatan kemanusiaan yang terus dipelihara.
Di pagi yang tenang itu, anjangsana tersebut menjadi pengingat sederhana, bahwa dalam sebuah institusi besar, kepedulian kecil sering kali justru menghadirkan kekuatan terbesar.














