Scroll untuk baca artikel
BirokrasiEkobisSosial

Peringati HPS 2026, Pemkab Bombana Gelar Gerakan Pangan Murah, 11 Komoditas Dijual Terjangkau

204
×

Peringati HPS 2026, Pemkab Bombana Gelar Gerakan Pangan Murah, 11 Komoditas Dijual Terjangkau

Sebarkan artikel ini

RUMBIA, INFOBOMBANA.ID · Pemerintah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan  Ruang Terbuka Hijau (RTH), eks Pelataran MTQ, Kecamatan Rumbia, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026.

Dalam aksi kali ini, tampak ratusan warga, mayoritas ibu rumah tangga, memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Sebanyak 11 komoditas pangan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras hingga daging ayam.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Ir. Syahrun, S.T., M.P.W.K., jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., bersama anggotanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, Sumarni, S.T., M.Kes., mengatakan, pelaksanaan GPM merupakan bagian dari gerakan pangan murah serentak yang digelar untuk memperingati HPS tahun ini.

“Hari ini kami menggelar Gerakan Pangan Murah dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia 2026,” kata Sumarni.

Ia juga menyampaikan bahwa setelah aksi GPM hari ini, kegiatan serupa direncanakan kembali digelar pada 2 Desember 2026.

Mantan Kepala Balitbangda Bombana ini menyebutkan komoditas dan harga yang disiapkan dalam kegiatan tersebut. Beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual Rp55.000, sedangkan beras premium kemasan 10 kilogram seharga Rp110.000. Minyakita kemasan 2 liter ditawarkan Rp30.000 dan telur ayam ras Rp40.000 per rak.

Selain itu, gula pasir dijual Rp15.000 per kilogram dan tepung terigu Rp10.000 per kilogram. Bawang merah serta bawang putih masing-masing dijual dengan harga Rp12.500 per setengah kilogram.

Sementara itu, cabai rawit merah dan cabai merah keriting masing-masing dijual Rp10.000 per bungkus. Daging ayam ras pula ditawarkan dengan harga Rp50.000 per ekor.

Sumarni menjelaskan, penyesuaian harga beras SPHP menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan GPM. Menurut dia, harga beras tersebut sebelumnya Rp58.000 per kemasan sebelum diturunkan menjadi Rp55.000 atas arahan Bupati Bombana.

“Sementara harga beras serupa di pasaran bisa mencapai sekitar Rp60.000,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, lanjut Sumarni, stok yang disiapkan meliputi 400 karung beras premium ukuran 10 kilogram, 400 karung beras SPHP ukuran 5 kilogram, 500 liter Minyakita, 250 kilogram tepung terigu, 250 kilogram gula pasir, 300 rak telur ayam ras, 102 kilogram daging ayam ras, 90 kilogram bawang merah, dan 80 kilogram bawang putih. Cabai rawit merah dan cabai merah keriting juga disediakan, tetapi jumlah stoknya belum dirinci.

Ia menambhkan, pelaksanaan GPM melibatkan Perum Bulog dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Olehnya itu, Sumarni benar-benar mengapresiasi perhatian Bupati Bombana terhadap kebutuhan masyarakat, terutama melalui kebijakan penyesuaian harga beras. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Mudah-mudahan, melalui GPM ini, masyarakat benar-benar terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *