BirokrasiSosial

Bupati Bombana Lantik Tiga Pj Kepala Desa, Tekankan Stabilitas dan Pelayanan Publik

19
×

Bupati Bombana Lantik Tiga Pj Kepala Desa, Tekankan Stabilitas dan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

Rumbia, Infobombana.id – Bupati Bombana, Ir.H. Burhanuddin, M. Si, melantik tiga penjabat (Pj.) kepala desa, yang dihelat di pendopo rumah jabatan bupat, Rabu (22/4/2025). Pelantikan tersebut dilakukan dalam rangka  mengisi kekosongan kepemimpinan di tingkat desa

Tiga penjabat yang dilantik masing-masing ditempatkan di Desa Puuwonua, Kecamatan Tontonunu; Desa Molaeno, Kecamatan Poleang Tengah; serta Desa Masaloka, Kecamatan Masaloka Raya. Pergantian ini terjadi setelah adanya berakhirnya masa jabatan, pengunduran diri, serta pemberhentian kepala desa sebelumnya yang telah berkekuatan hukum tetap.

Penunjukan penjabat kepala desa dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pemerintahan desa, terutama dalam situasi transisi yang berpotensi mengganggu pelayanan publik dan pelaksanaan program pembangunan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri penjabat sekretaris daerah Bombana, kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, jajaran organisasi perangkat daerah, camat, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Burhanuddin menegaskan bahwa keberadaan penjabat kepala desa bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan administratif, tetapi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pemerintahan di tingkat desa.

“Pelantikan ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi langkah strategis untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan kelancaran pelayanan publik di tingkat desa,” kata Burhanuddin.

Ia menambahkan, penjabat kepala desa harus memastikan roda pemerintahan tetap berjalan tertib, pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu, serta program pembangunan dapat dilanjutkan sesuai rencana.

“Penjabat kepala desa memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pemerintahan desa tetap tertib, pelayanan publik berjalan optimal, dan program pembangunan dapat dilanjutkan dengan baik,” ujarnya.

Burhanuddin juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Menurut dia, jabatan penjabat kepala desa merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan ini adalah amanah, bukan sekadar posisi administratif. Saya berharap Pj Kepala Desa dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga netralitas serta membangun hubungan kerja yang harmonis dengan perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), terutama dalam masa transisi kepemimpinan.

Di sektor ekonomi desa, Burhanuddin menyoroti peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi lokal. Ia menyebut pengelolaan yang profesional dapat mendorong penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

“BUMDes harus menjadi motor ekonomi desa, bukan sekadar lembaga formalitas. Jika dikelola dengan baik, BUMDes dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan warga,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

“Tidak ada kemajuan tanpa kolaborasi. Pemerintah desa tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dan partisipasi masyarakat agar setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya,” imbuhnya.

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kesinambungan tata kelola pemerintahan desa, sekaligus memastikan stabilitas pelayanan publik dan keberlanjutan pembangunan di tingkat lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!