Scroll untuk baca artikel
OlahragaBirokrasiSosialWisata

Bupati Bombana Resmikan Kolam Renang La’ea Morini, Dorong Pembinaan Atlet dan Penguatan Ekonomi Daerah

60
×

Bupati Bombana Resmikan Kolam Renang La’ea Morini, Dorong Pembinaan Atlet dan Penguatan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian Kolam Renang Laea Morini di kawasan Sport Center Bombana, Rabu (17/6/2026). Kehadiran fasilitas olahraga tersebut diharapkan menjadi pusat pembinaan atlet renang, sarana rekreasi masyarakat, serta aset daerah yang mampu mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Turut hadir unsur Forkopimda, pimpinan OPD, dan sejumlah tamu undangan. (Foto: Dok. Infobombana.id)

Rumbia, Infobombana.id – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi membuka Kolam Renang Laea Morini yang berada di kawasan Sport Center Bombana, Kecamatan Rumbia, Rabu (17/6/2026). Peresmian fasilitas olahraga tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sarana olahraga sekaligus mengoptimalkan aset daerah agar memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M. Si, mengatakan kehadiran kolam renang tersebut bukan sekadar menambah fasilitas olahraga, tetapi menjadi simbol komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur publik yang berkelanjutan.

Menurut dia, kawasan Sport Center Bombana yang memiliki luas hampir delapan hektare diproyeksikan menjadi pusat aktivitas olahraga masyarakat, pembinaan atlet, rekreasi keluarga, hingga ruang interaksi sosial yang representatif.

“Hari ini kita meresmikan salah satu fasilitas penting di kawasan Sport Center. Ini adalah langkah awal untuk menuntaskan berbagai sarana olahraga yang telah direncanakan sejak lama,” kata Burhanuddin dalam sambutannya.

Ia mengakui pemerintah daerah saat ini masih menghadapi keterbatasan fiskal. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen untuk melanjutkan pembangunan berbagai venue olahraga yang belum rampung.

Burhanuddin menuturkan, para pemimpin daerah sebelumnya telah menyiapkan lahan yang cukup luas untuk pengembangan kawasan olahraga. Karena itu, pemerintah saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan dan menyempurnakan pembangunan yang telah dirintis.

“Masih ada sejumlah fasilitas pendukung yang perlu dilengkapi. Insya Allah akan menjadi perhatian pemerintah daerah pada tahun anggaran mendatang,” ujarnya.

Empat Fungsi Strategis

Burhanuddin menjelaskan, Kolam Renang Laea Morini memiliki sedikitnya empat fungsi strategis bagi daerah.

Pertama, sebagai sarana pembinaan olahraga renang bagi anak-anak, pelajar, pemuda, dan masyarakat umum. Kedua, sebagai fasilitas rekreasi keluarga yang sehat, aman, dan terjangkau.

Ketiga, sebagai lokasi penyelenggaraan kompetisi olahraga yang dapat melahirkan atlet-atlet renang berprestasi untuk mengharumkan nama Bombana di tingkat regional maupun nasional.

Keempat, sebagai aset daerah yang harus dikelola secara profesional agar mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Burhanuddin, paradigma pengelolaan aset daerah saat ini tidak lagi sebatas membangun fasilitas publik, tetapi juga memastikan aset tersebut produktif dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah.

Karena itu, ia mengapresiasi langkah Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Bombana yang menginisiasi pengelolaan kolam renang sebagai salah satu sumber pendapatan daerah tanpa mengabaikan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Jangan Sampai Terbengkalai

Dalam kesempatan itu, Burhanuddin juga memberikan instruksi kepada perangkat daerah terkait agar mengelola fasilitas tersebut secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kawasan kolam renang, sekaligus menyusun sistem pengelolaan yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah didorong membangun kolaborasi dengan sekolah, organisasi olahraga, komunitas renang, hingga sektor swasta untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas tersebut.

“Saya tidak ingin aset daerah yang dibangun dengan biaya besar kemudian terbengkalai atau tidak memberikan manfaat maksimal. Setiap aset daerah harus produktif, terawat, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan,” tegasnya.

Menuju Ikon Baru Sport Center Bombana

Burhanuddin berharap Kolam Renang Laea Morini dapat menjadi ikon baru kawasan olahraga Bombana sekaligus pusat pembinaan atlet renang yang mampu bersaing pada berbagai ajang olahraga, termasuk Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tenggara mendatang.

Pemerintah daerah juga berencana melanjutkan pengembangan fasilitas pendukung di kawasan Sport Center, termasuk pembangunan area kolam khusus anak-anak dan sarana olahraga lainnya sesuai kemampuan keuangan daerah.

Ketgam: Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Bombana, Astri As’ad, (Dok: Infobombana.id)

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Bombana, Astri As’ad, mengatakan peresmian Kolam Renang La’ea Morini menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih representatif bagi masyarakat.

Menurut Astri, kolam renang berstandar panjang 50 meter dengan lebar 21 meter tersebut telah dibuka untuk umum setelah diresmikan. Namun, untuk sementara masyarakat masih dapat menikmati fasilitas tersebut secara gratis sambil menunggu regulasi yang menjadi dasar penetapan tarif resmi.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan sejumlah rencana pengembangan, di antaranya pembangunan kolam renang anak, tribun penonton, papan loncat, serta fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, kawasan kolam renang nantinya akan melibatkan pelaku UMKM lokal dalam penyediaan layanan kantin dan fasilitas penunjang bagi pengunjung.

“Harapan kami, kolam renang ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi dan olahraga masyarakat, tetapi juga menjadi pusat pembinaan yang mampu melahirkan atlet-atlet renang berprestasi dari Kabupaten Bombana hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Astri.

Ia memastikan pengelolaan kebersihan dan operasional fasilitas masih menjadi tanggung jawab Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Bombana, termasuk penyediaan petugas yang akan disiagakan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Dengan beroperasinya Kolam Renang Laea Morini, Pemerintah Kabupaten Bombana menargetkan terciptanya ruang olahraga yang lebih inklusif bagi masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet baru yang dapat mengharumkan nama daerah di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!