HUKUMInspirasi

Kapolres Bombana Sambangi Rumah Duka Korban Longsor Tambang Emas, Sampaikan Duka dan Imbauan Keselamatan

16
×

Kapolres Bombana Sambangi Rumah Duka Korban Longsor Tambang Emas, Sampaikan Duka dan Imbauan Keselamatan

Sebarkan artikel ini

Rumbia, Infobombana.id – Kapolres Bombana, AKBP Eko Sutomo, S.I.K., M.I.K, melakukan kunjungan ke rumah duka korban longsor di areal tambang emas di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Senin (13/4/2026) malam.

Kunjungan tersebut berlangsung sekitar pukul 22.50 Wita di Desa Pangkuri, Kecamatan Rarowatu, sebagai bentuk empati terhadap keluarga almarhumah Husmiati, korban yang meninggal dunia akibat tertimbun longsor di areal tambang emas Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, pada 6 April 2026.

Dalam kunjungan itu, Kapolres didampingi sejumlah pejabat Polres Bombana, di antaranya Kabagops AKP Muh. Nursultan, Kasat Binmas AKP Bastian Hamsa, serta jajaran Polsek Rarowatu. Turut hadir pula Kepala Desa Pangkuri Herdin.

Di hadapan keluarga korban, Eko Sutomo menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa almarhumah, yang diketahui meninggalkan tujuh orang anak.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.

Selain menyampaikan duka, Kapolres juga mengingatkan warga, khususnya keluarga korban, agar tidak lagi melakukan aktivitas pendulangan emas tanpa izin. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa dan melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

“Aktivitas tambang ilegal sangat berbahaya. Kami mengimbau agar masyarakat tidak lagi melakukan kegiatan tersebut demi keselamatan bersama,” kata Eko.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian institusi Polri.

Pihak keluarga korban menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan jajaran Polres Bombana, baik melalui kunjungan langsung maupun bantuan yang disalurkan.

Peristiwa longsor di wilayah tambang emas Wumbubangka menjadi pengingat akan tingginya risiko aktivitas pertambangan tanpa izin, terutama di daerah dengan kondisi tanah labil dan curah hujan tinggi. Aparat kepolisian pun terus mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan serta mematuhi aturan hukum dalam setiap aktivitas pertambangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!