Scroll untuk baca artikel
BirokrasiKesehatan

Bombana Raih Tiga Penghargaan Pelayanan KB, Terbaik Pertama untuk KB Pascapersalinan

268
×

Bombana Raih Tiga Penghargaan Pelayanan KB, Terbaik Pertama untuk KB Pascapersalinan

Sebarkan artikel ini

KENDARI, INFOBOMBANA.ID – Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, meraih tiga penghargaan dalam kegiatan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026.

Dari tiga kategori yang diraih, Bombana menempati posisi terbaik pertama pada kategori Persentase Capaian Peserta KB Pascapersalinan (KBPP). Sementara itu, dua penghargaan lainnya diraih pada kategori Persentase Capaian Peserta KB Baru dan Persentase Capaian Peserta KB Baru Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), masing-masing dengan predikat terbaik ketiga.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara di Kota Kendari. Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Bombana diwakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Mohamad Syukur Sigia, S.Tp.

Capaian ini menjadi catatan bagi Kabupaten Bombana dalam pelaksanaan program keluarga berencana, khususnya dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kontrasepsi.

Pelayanan KB pascapersalinan merupakan salah satu aspek penting dalam program keluarga berencana. Layanan ini memberikan kesempatan kepada ibu setelah melahirkan untuk memperoleh informasi dan memilih metode kontrasepsi sesuai kebutuhan serta kondisi kesehatannya.

Selain itu, metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) menjadi salah satu pilihan untuk merencanakan kehamilan dalam jangka waktu relatif panjang. Pemilihan metode kontrasepsi perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kebutuhan setiap individu melalui konsultasi dengan tenaga kesehatan.

Keberhasilan program KB tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang terlayani, tetapi juga dari kemudahan akses, kualitas pelayanan, serta keberlanjutan pendampingan kepada masyarakat.

Karena itu, capaian tiga penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mempertahankan kualitas pelayanan sekaligus memperluas jangkauan program KB, termasuk bagi masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan.

Edukasi mengenai pilihan kontrasepsi yang aman dan sesuai kebutuhan juga perlu terus ditingkatkan agar masyarakat dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tepat.

Dengan pelayanan yang mudah diakses dan informasi yang memadai, program keluarga berencana diharapkan semakin mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan terencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *