Scroll untuk baca artikel
HeadlineEkobis

Kebakaran Pasar Tadoha Mapaccing Bombana, Api Melalap Sejumlah Lapak hingga Gudang

348
×

Kebakaran Pasar Tadoha Mapaccing Bombana, Api Melalap Sejumlah Lapak hingga Gudang

Sebarkan artikel ini

RUMBIA, INFOBOMBANA.ID – Kebakaran melanda sejumlah lapak di Pasar Sentral Tadoha Mapaccing, Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa (13/10/2026) dini hari.

Api diduga berasal dari warung makan sebelum menjalar ke gudang dan lapak lain di sekitarnya.

Peristiwa itu pertama kali diketahui seorang saksi bernama Kakadi saat berada di sekitar pasar. Berdasarkan keterangannya, api terlihat muncul di bagian atap warung makan milik Hasna sekitar pukul 22.14 Wita, Senin, 12 Oktober 2026.

Saat itu, Kakadi sedang memasak mi instan menggunakan teko listrik untuk memanaskan air. Melihat api di bagian atap warung, ia langsung berteriak meminta pertolongan dan membangunkan orang-orang yang bermalam di kawasan pasar.

Api kemudian menjalar dengan cepat ke gudang milik Taswan hingga membesar dan membakar lapak-lapak di sekitarnya. Hal itu diperkuat oleh keterangan Abbas, staf Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM yang bertugas sebagai petugas pasar.

Salah seorang penghuni lapak kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sekitar 10 menit setelah menerima informasi, tim pemadam kebakaran bersama anggota Polsek Rumbia tiba di lokasi dan melakukan pemadaman dengan bantuan warga serta pemilik lapak.

Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah sekitar 90 menit upaya pemadaman.

Sejumlah pemilik lapak yang terdampak dalam peristiwa tersebut di antaranya Taswan, pemilik gudang, serta Hasna atau Senna, pemilik warung makan. Dua pemilik lapak lainnya yang tercatat adalah Hasnawati dan Hasmayanti.

Petugas kepolisian dari Polsek Rumbia dan Polres Bombana juga mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Koordinasi dilakukan dengan pihak PLN untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi kebakaran guna menghindari risiko tambahan bagi petugas dan warga.

Berdasarkan catatan awal yang dihimpun Humas Polres Bombana, kebakaran tersebut diduga kuat berkaitan dengan korsleting arus listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan kepastian lebih lanjut.

Sementara itu, jumlah kerugian material yang dialami para pemilik lapak belum dapat dipastikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *