
Jakarta, Infobombana.id – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional Tahun 2026, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup demi keberlangsungan generasi masa depan.
Hari Lingkungan Hidup Nasional bukan sekadar agenda tahunan, melainkan pengingat bahwa bumi yang kita tempati saat ini adalah warisan berharga yang harus dijaga dan dikelola secara bijaksana. Tantangan perubahan iklim, degradasi lahan, serta berbagai persoalan lingkungan lainnya menuntut adanya kolaborasi dan kesadaran kolektif dari seluruh elemen bangsa.
Melalui peringatan tahun 2026 ini, Kementerian ATR/BPN mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat kesadaran dan kepedulian dalam menjaga, melindungi, serta mengelola lingkungan secara bertanggung jawab. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui penerapan tata ruang yang berkelanjutan, pemanfaatan lahan yang sesuai peruntukan, serta dukungan terhadap kebijakan pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Sebagai institusi yang memiliki peran strategis dalam bidang agraria dan tata ruang, ATR/BPN berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang mendukung keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Penataan ruang yang terencana dan pengelolaan pertanahan yang tertib merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Momentum ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang ramah lingkungan. Dengan semangat kebersamaan, setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan memberikan dampak besar bagi masa depan.
Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional Tahun 2026, Kementerian ATR/BPN mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap bumi sebagai rumah bersama.
“Lindungi bumi, lindungi masa depan.”













